Laman

Sabtu, 08 Juni 2013

Struktur Sosial



STRUKTUR SOSIAL

1.      Pengertian Struktur Sosial
PAUL ERNEST
            Sosial lebih dari sekedar jumlah manusia secara individu karena mereka terlibat dalam berbagai kegiatan bersama.
            Sosial adalah keadaan dimana terdapat kehadiran orang lain. Kehadiran itu bisa nyata anda lihat dan anda rasakan, namun juga bisa hanya dalam bentuk imajinasi.  Setiap anda bertemu orang meskipun hanya melihat atau mendengarnya saja, itu termasuk situasi sosial.  Begitu juga ketika anda sedang menelepon, atau chatting (ngobrol) melalui internet.  Pun bahkan setiap kali anda membayangkan adanya orang lain, misalkan melamunkan pacar, mengingat ibu bapa, menulis surat pada teman, membayangkan bermain sepak bola bersama, mengenang tingkah laku buruk di depan orang, semuanya itu termasuk sosial.
            Pengertian struktur sosial menurut pendapat para ahli:
·        Raymond Flirth : pergaulan hidup manusia meliputi berbagai tipe kelompok yang terjadi dari banyak orang dan meliputi pula lembaga-lembaga dimana orang banyak tersebut ambil bagian. 
Dari definisi tersebut disimpulkan bahwa struktur sosial merupakan tatanan sosial dalam kehidupan masyarakat, yang di dalamnya terkandung hubungan timbal balik antara status dan peranan yang mengacu pada suatu keteraturan perilaku di dalam masyarakat.

2.      Ciri-ciri Struktur Sosial
1.      Ciri-ciri Struktur Sosial secara Umum
a.       Bersifat abstrak,
Artinya tidak dapat dilihat dan tidak dapat diraba. Struktur sosial disini merupakan hierarki kedudukan dari tingkatan yang tertinggi sampai terendah, berfungsi sebagai saluran kekuasaan dan pengaturan pemenuhan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.
b.      Terdapat dimensi vertical dan horizontal,
Struktur sosial pada dimensi vertical adalah hierarki status-status sosial dengan segala peranannya sehingga menjadi satu sistem yang tidak dapat dipisahkan dari struktur status yang tertinggi hingga struktur yang terendah.



c.       Sebagai landasan sebuah proses sosial suatu masyarakat,
Artinya proses sosial yang terjadi dalam suatu struktur sosial termasuk cepat lambatnya proses itu sendiri sangat dipengaruhi oleh bagaimana bentuk struktur sosialnya.
d.      Merupakan bagian dari sistem pengaturan tata kelakuan dan pola hubungan masyarakat, artinya struktur sosial yang dimiliki suatu masyarakat berfungsi untuk mengatur berbagai bentuk hubungan antarindividu di dalam masyarakat tersebut.
e.       Struktur sosial selalu berkembang dan dapat berubah, struktur sosial merupakan tahapan perubahan dan perkembangan masyarakat yang mengandung dua pengertian, yaitu dalam struktur sosial terdapat peranan yang bersifat empiris dalam proses perubahan dan perkembangan, serta dalam setiap perubahan dan perkembangan tersebut terdapat tahap perhentian stabilitas, keteraturan, dan integrasi sosial yang berkesinambungan, sebelum terancam proses ketidakpuasan dalam tubuh masyarakat.  Pada ciri kelima ini, dalam sosiologi sering digunakan untuk melukiskan keteraturan sosial atau keteraturan elemen-elemen dalam kehidupan masyarakat.

2.      Tiga Bentuk Masyarakat berdasarkan Ciri-ciri Struktur Sosial
Berikut ini adalah tiga bentuk masyarakat berdasarkan ciri-ciri struktur sosial dan budayanya seperti yang dikemukakan oleh Selo Soermardjan.
a.      Masyarakat sederhana, ciri-ciri struktur sosial dan budaya pada masyarakat sederhana adalah sebagai berikut :
1)      Ikatan keluarga dan masyarakatnya sangat kuat.
2)      Organisasi sosial berdasarkan tradisi turun-temurun.
3)      Memiliki kepercayaan yang kuat terhadap kekuatan gaib.
4)      Tidak memiliki lembaga-lembaga khusus, seperti lembaga pendidikan.
5)      Hukum yang berlaku tidak tertulis.
6)      Sebagian besar produksi hanya untuk keperluan keluarga sendiri atau untuk pasaran dalam skala kecil.
7)      Kegiatan ekonomi dan sosial dilakukan secara gotong royong.


b.      Masyarakat madya, ciri-ciri struktur sosial dan budaya pada masyarakat madya adalah sebagai berikut :  
1)      Ikatan keluarga masih kuat, tetapi hubungan dengan masyarakat setempat sudah mengendor.
2)      Adat istiadat masih dihormati, tetapi mulai terbuka dengan pengaruh luar.
3)      Timbulnya rasionalitas dalam cara berpikir sehingga kepercayaan-kepercayaan pada kekuasaan kekuatan gaib baru timbul apabila orang mulai kehabisan akal untuk menanggulangi suatu masalah.
4)       Timbulnya lembaga-lembaga pendidikan formal sampai ke tingkat lanjutan.
5)      Hukum tertulis mulai mendampingi hukum tidak tertulis.
6)      Memberi kesempatan pada produksi pasar sehingga muncul diferensiasi dalam struktur masyarakat.
7)      Gotong royong hanya untuk keperluan di kalangan tetangga dan kerabat, sedangkan kegiatan ekonomi dilakukan atas dasar uang.
c.       Masyarakat modern, ciri-ciri struktur sosial dan budaya pada masyarakat modern adalah sebagai berikut :
1)      Hubungan sosial didasarkan atas kepentingan pribadi.
2)      Hubungan dengan masyarakat lainnya sudah terbuka dan saling mempengaruhi.
3)      Kepercayaan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi sangat kuat.
4)      Terdapat stratifikasi sosial atas dasar keahlian.
5)      Tingkat pendidikan formal tinggi.
6)      Hukum yang berlaku sudah hukum tertulis.
7)      Ekonomi hampir seluruhnya merupakan ekonomi pasar yang didasarkan atas dasar penggunaan uang dan alat pembayaran lain.
3.      Fungsi Struktur Sosial
§  Fungsi Identitas 
Struktur sosial berfungsi sebagai penegas identitas yang dimiliki oleh sebuah kelompok.
§  Fungsi Kontrol
Dalam kehidupan bermasyarakat, selalu muncul kecenderungan dalam diri individu untuk melanggar norma, nilai, atau peraturan lain yang berlaku dalam masyarakat.  
§  Fungsi Pembelajaran
Individu belajar dari struktur sosial yang ada dalam masyarakatnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar